Setiap pria yang belum menikah

Pastilah…

mendambakan istri yang mau menerima dirinya apa adanya.

Namun kenyataanya

Sedikit sekali wanita yang mau diajak:

  • hidup susah
  • berjuang bareng
  • berpeluh keringat untuk mencapai kebahagiaan bersama.

Kebanyakan wanita hanya mau enaknya. Cuma mau sama lelaki tampan yang sudah mapan saja.

Kadang terasa sedih

Karena sering ditanya, “Kapan nikah?” dan cuma bisa jawab dengan senyum. Senyuman kecil yang dipaksakan, karena dada sesak dipenuhi kegetiran. Apalagi saat lebaran, momen kebersamaan yang harusnya riang gembira, jadinya malah gelisah.

beli

Mestinya orang-orang tak usah tanya macam demikian. Itu sama saja dengan memojokkan. Walaupun lagi rame kumpul bareng teman, rasanya jadi seperti sendirian sakit di pojokan.

Sebagai sesama pria

Saya juga pernah merasakan hal yang sama. Ingin sekali rasanya menikah, namun belum kesampean. Mau banget berumah tangga, tapi belum juga keturutan.

Namun setelah berjibaku melewati perjalanan kehidupan -Alhamdulillah- kini saya sudah menikah dengan istri impian dan telah dikaruniai dua anak. Saya doakan, semoga kamu segera menyusul menikah. Aamiin.

Ada 3 hal

yang perlu diperhatikan sebelum menikah:

  1. Persiapan diri.
  2. Wanita yang hendak kamu ajak nikah.
  3. Keluarga besar kedua mempelai: keluarga pria dan keluarga wanita.

Tiga hal ini tidak boleh punya kehendak yang saling tabrakan, butuh se-iya sekata, sehingga jalan menuju jenjang pernikahan jadi mulus bebas hambatan.

Memang itu tidak mudah

tapi saya telah merangkum BAGAIMANA MENYELARASKAN semua itu menjadi satu buku Cara Cerdas Mendapatkan Istri Idaman. Sebuah buku elektronik (ebook) yang akan menunjukkan kamu jalan lancar tanpa halangan sehingga kamu bebas melenggang, bisa duduk tenang, di kursi pelaminan.

belibeli

Kalau kamu mengikuti petunjuk di buku ini, insyaAllah jalanmu akan mudah. Orang tuamu akan merestui. Mertua juga mau merestui. Keluarga kecilmu bakal tumbuh bahagia.

Kalau tidak begitu

tentu saja kamu tetap bisa menikah, namun akan butuh proses lebih lama, bakal lebih capek, akan lebih lama jadi bahan omongan orang, jadi mudah stres karena emosi cepat terkuras, menghabiskan uang lebih banyak, perjalananmu akan lebih berliku, dan mungkin akan sangat terjal.
belibeli
  • Muhartono – Surabaya: “Dengan bahasa yang simpel, namun mengena, saya yang masih bujang dan sedang mencari tambatan hidup jadi merasa tercerahkan.
  • Eka – Makassar: “Bagi para jomblo seperti saya tentu sangat mendambakan istri yang shalihah. Selain itu juga menginginkan pernikahan yang berkah. Namun, bagaimana caranya? Jangan ragu untuk menyimak yang tersaji di buku ini. Insya Allah Anda bisa mendapatkan istri idaman Anda.”
  • Faiz – Jakarta: “Penjelasannya sederhana dengan studi kasus yang based on true story dan keadaan riil yang terjadi di sekitaran kita. Hal tersebut semakin memahamkan saya betapa pentingnya mencari pasangan yang baik untuk kehidupan saya.”
  • Qomar – Medan: “Isi bukunya sangat mudah dipahami. Banyak sekali manfaat yang saya dapat. Saya lebih siap menghadapi masa depan.”
KHUSUS KAMU YANG BELI SEKARANG

ADA GARANSI

UANG KEMBALI 100%

00:
Days
00:
Hrs
00:
Mins
00
Secs
.000
00:00:00:00


×

error: terima kasih